//
you're reading...
MY JOURNAL

[MY] Di Dalam Pesawat Terbang Haji / Umroh

sumber foto : indoflyer.net

sumber foto : indoflyer.net

Kali ini saya akan menceritakan pengalaman perjalanan beribadah umroh beberapa tahun yang lalu.

Sebagaimana banyak cerita dari orang-orang yang telah terlebih dahulu melaksanakan ibadah haji atau umroh, saya juga menyaksikan sendiri kejadian-kejadian yang aneh-aneh sekaligus menyedihkan.

Kebanyakan jamaah umroh belum pernah naik pesawat sehingga pasti akan ada kejadian-kejadian seperti berikut ini :

  • Mereka tidak peduli dengan nomor tempat duduk. Mereka maunya duduk bersebelahan dengan keluarganya atau sahabatnya meskipun nomor tempat duduknya berbeda (kalau saya sih lebih memilih duduk sebelahan dengan pramugarinya hahaha…).
  • Banyak penumpang yang berjalan mondar mandir di dalam pesawat mencari tempat duduk keluarga / sahabatnya atau minta bertukar tempat duduk dengan penumpang lain sehingga mengakibatkan macetnya antrian penumpang lain yang mau masuk pesawat. Jadi inget dulu di Stasiun Wonokromo, Surabaya… kalau kemacetan ini terjadi di dalam kereta api, itu pasti ulah kelompok pencopet..
  • Mereka tidak tahu cara membuka pintu toilet ketika mau masuk toilet. Sering melihat ibu-ibu menarik-narik pintu toilet yang seharusnya cukup didorong saja ke arah dalam toilet.
  • Mereka tidak tahu cara mengunci pintu toilet, sehingga mereka menuntaskan hajatnya di dalam toilet dalam keadaan pintu terbuka ataupun tidak terkunci. Hati-hati yaa… kalau ada yang nyelonong masuk toilet bisa berabe tuh…
  • Mereka tidak tahu cara membuka pintu toilet dari dalam. Pernah saya pas lewat depan pintu toilet, terdengar ada yang ketuk-ketuk pintu dari dalam toilet. Oh rupanya ada yang kekunci di dalam toilet.   Lha Iya kalau ada penumpang lain yang lagi antri ke toilet, kalau gak ada gimana? Bisa stress tuh kekunci di dalam toilet..
  • Mereka tidak tahu cara menyiram toilet sehingga limbah pabrik mereka masih tertinggal di dalam toilet.. Hmm kasihan pengguna toilet berikutnya..
  • Mereka tidak tahu cara memencet kran air toilet. Pernah juga dengar ada ibu-ibu keluar dari toilet dan memberitahu orang-orang yang sedang antri toilet “gak ada airnya, gak ada airnya di dalam.. !!”.
  • Mereka tidak tahu cara membuka tempat sampah di dalam toilet. Jadi tidak heran bila pas kita masuk toilet, pasti banyak tisu-tisu dibuang sembarangan di lantai toilet maupun meja di toilet tersebut.

Sebenarnya di dalam toilet tersebut telah dipasang tulisan dalam Bahasa Indonesia, misalnya “Tekan Flush Untuk Menyiram”. Atau “Buang Sampah Tekan di Sini”. Eh ada gak ya? Kayaknya kepanjangan tuh kalimatnya hehe… Pokoknya tulisan seperti itu dalam bahasa Indonesia tapi singkat gitu deh.. Tapi semuanya GAK MEMPAN.   Orang Indonesia memang sakti-sakti..

Kejadian-kejadian seperti itu bukan baru saja terjadi looh tapi sudah lamaaaaaaaaaaaa…

Tapi kok tetap terjadi?? Itulah hebatnya orang kita… Konsisten eeuuy !

Tiba-tiba kok terlintas di pikiran saya seperti ini :

  • Bagaimana kalau ada pramugari / petugas airline yang khusus menghandle masalah ini. Misalnya memberitahu penumpang yang akan menggunakan toilet tentang cara menggunakan toilet yang baik dan benar sesuai versi JS Badudu.. Termasuk juga membersihkan toilet dari sampah tisu bekas pakai dan genangan air di lantai termasuk juga menekan tombol flush. Tindakan ini sudah diterapkan oleh pramugari di maskapai Southern China Airlines. Jangan salah, pramugari yang melakukan itu cantik-cantik loh… Coba baca tulisan saya tentang “Service Maksimal Pramugari Southern China Airlines” dengan meng-klik di sini.
  • Pernah saya mencoba memberitahu cara menggunakan toilet pada seorang ibu. “Ibu… nanti pencet flush yang ini, buang sampah di sini, tekan kran seperti ini dll…” Yang ada saya malah diusir “sudah kamu keluar toilet dulu”.   Sampai si ibu tersebut keluar, saya tidak mendengar bunyi flush penyiram toilet… hehe gawatt..
  • Atau bagaimana kalau cara penggunaan toilet ini juga masuk dalam hal yang diajarkan dalam agenda manasik. Jadi tour agent turut bertanggung jawab atas skill jamaahnya dalam menggunakan toilet atau etika berperilaku di atas pesawat.

Coba bayangkan apabila ternyata jamaah umroh harus berganti baju ihrom di atas pesawat dengan keadaan toilet seperti itu. Pastinya najis dan hadas terdapat di mana-mana.  Maskapai penerbangan yang melayani jamaah umroh / haji seyogyanya juga mendukung aktifitas ibadah penumpangnya dengan menyediakan   toilet yang terjaga kebersihannya selama penerabangan.   Itu pendapat saya sih…

Bagaimana pendapat anda sahabat traveler muslim??

Iklan

About The Traveler Post

I am not a backpacker. I am not a flashpacker. I am not an exporer. I am just an ordinary traveler from Indonesia who want to see the world before die... This is my email = thetravelerpost@gmail.com; My Facebook = thetravelerpost@gmail.com; My Facebook fan page = the traveler post

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Statistik Blog

  • 132,069 hit
Follow the traveler post on WordPress.com

Hotel Murah di Agoda.com

DAFTAR ISI TRAVELER POST

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 19 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: